Kacier Kusuma's Blog
where I share my knowledge useful

Menyapu Lima Desa, Dua Rumah Roboh

NGANJUK– Angin puting beliung melanda Kecamatan Rejoso dan Gondang. Lima desa disapu, yakni Desa Klagen, Talun dan Ngangkatan di Kecamatan Rejoso. Serta Desa Gondang Kulon dan Balonggebang di Kecamatan Gondang. Akibatnya, puluhan rumah porak poranda.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dua rumah ambruk. Kencangnya embusan angin memang memporak-porandakan atap rumah warga. Gentingnya berantakan. Termasuk atap Kantor Desa Ngangkatan yang kemarin sebagian terlihat rontok.

Kerusakan paling parah terjadi di Klagen, Rejoso. Sapuan puting beliung menghancurkan rumah Sumiati, 35, warga setempat. Pantauan Radar Kediri kemarin, rumah janda tersebut tampak rata dengan tanah. “Pun telas, Mas (sudah habis),” aku Lasidi, 60, bapak Sumiati.

Menurut Lasidi, bencana puting beliung terjadi Rabu (9/12) sore lalu. “Kira-kira pukul 16.45,” terangnya. Dia mengatakan, saat kejadian anaknya sedang tidak ada di rumah. Hanya saja dalam rumah tersebut ada dua anak Sumiati yakni Ika, 13 dan Elen.

Lasidi menceritakan, saat itu mendung tebal terlihat memayungi wilayah Klagen dan sekitarnya. Tak lama kemudian, hujan turun dengan deras disertai angin kencang. “Buanter angine (anginnya kencang sekali, Red),” ujar bapak enam anak itu.

Beberapa menit kemudian, Lasidi melihat ada gulungan angin berjalan dari arah selatan menuju ke utara. Seketika itu, dia langsung teringat dengan kedua cucunya. Kakek ini bergegas untuk mengajaknya ke luar kemudian dibawa ke rumahnya. Benar, tak lama setelah cucunya dibawa ke rumah, tiupan angin tersebut menuju rumah Sumiati. Spontan menggulung tempat tinggalnya. “Lha nggeh, untunge age-age kula beto medal putu kula (Untungnya cucu saya itu segera saya bawa keluar, Red),” tuturnya.

Lasidi sendiri saat itu melihat angin memporak-porandakan rumah anaknya. Dia mengaku ketakutan lantaran angin terus berputar-putar di sekitar rumahnya, sampai akhirnya berlalu sekitar lima menit kemudian. Koran ini kemarin melihat hampir semua perabotan rumah tangga milik Sumiati hancur berantakan.

Sementara itu di Gondang, bencana puting beliung kemarin juga merusakkan rumah Muryanto, 60. Rumah pria itu hancur lebur. Menurut Muryanto, saat kejadian dia sedang berada di dalam rumah bersama Ari Suhartanto, 19, anaknya. Sementara Harti, istrinya, sudah ke luar saat hujan deras turun. “Saya kebetulan mau masak agar-agar untuk dijual besok,” akunya.

Tapi tak lama setelah itu, hujan deras mengguyur. Muryanto masih bertahan melanjutkan pekerjaannya. Namun tak lama kemudian perasaannya mulai was-was. Apalagi angin kencang mulai datang. Menyadari rumahnya terancam, dia langsung ke luar sambil menarik anaknya. Baru beberapa langkah, angin teburu menyapu dan menghancurkan rumahnya. “Saya saja masih tertimpa bata saat berusaha lari,” cerita bapak empat anak itu.

Secara terpisah Camat Gondang Sujito mengatakan dari hasil pendataan kemarin puting beliung melanda Desa Gondang Kulon dan Balonggebang. Kerusakan paling parah rumah Muryanto. “Lainnya hanya rontok gentingnya, termasuk di Balonggebang,” jelasnya. Mengenai bantuan untuk para korban, Sujito mengatakan masih diusulkan ke Pemkab Nganjuk.

http://www.jawapos.co.id/

Satu Tanggapan to “Menyapu Lima Desa, Dua Rumah Roboh”

  1. Angin puting beliung juga sering melanda kawasan kota Solo dan sekitarnya. Biasanya datang dengan suara gemuruh layaknya kereta api akan lewat. Perginya pun begitu cepat tapi dampak dari lewatnya angin puting beliung ini sungguh membuat hati miris.
    Biasanya masyarakat tradisional Solo dan Jogja sekitarnya menghubungkan kejadian ini dengan mitos Lewatnya Kanjeng Ratu Kidul dan pasukannya ke suatu kawasan untuk sidak.
    Yang jelas secara ilmiah ilmu klimatologi fenomena alam ini sudah biasa terjadi saat pergantian cuaca dari musim kering ke penghujan dan di sana sini awan hitam sudah bergulung-gulung tanda akan turun hujan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: