Kacier Kusuma's Blog
where I share my knowledge useful

Proses pemeriksaan hasil ujian harus lebih transparan, demi terwujudnya aparatur pemerintahan yang bebas KKN

foto pelamarMEDAN – Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipili (CPNS) masih merupakan pilihan primadona bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Hal ini terbukti disetiap ada penerimaan CPNS di instansi apapun dan dimanapun, selalu diserbu pelamar.

Tampaknya, lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia belum mampu menampung lulusan perguruan tinggi, bahkan rasio perbandingan cukup jauh berbeda. Sehingga satu formasi jabatan yang disediakan sampai diperebutkan oleh ratusan calon pelamar.

Asnaini (23), seorang pelamar CPNS,  lulusan salah satu dari perguruan tinggi swasta di Medan yang mengikuti seleksi penerimaan CPNS di sebuah instansi pemerintahan, mengatakan kalau penerimaan CPNS sarat dengan  muatan KKN.

“Siapa yang bisa jamin, kalau hasilnya nanti murni dan bebas KKN?” ujarnya kepada Waspada Online tadi siang.

Asnaini membeberkan, karena dalam proses pemeriksaan hasil lembar jawaban ujian, tidak diketahui kapan dan dimana diperiksa, termasuk sistem penilain yang diterapkan.

“Nah, sela atau momen ini lah yang akan dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan. Sewaktu pengumuman nanti, tiba-tiba sudah keluar nama-nama yang lulus, entah bagimana prosesnya tak ada yang tahu,” ketusnya.

Semestinya, kata Asnaini sewaktu pengumuman disebutkan hasil yang telah diperoleh setiap peserta, jadi jelas benar berapa, salah berapa dan tahu jumlah skor hasilnya.

“Jadi para peserta merasa puas dan tidak penuh curiga,” tutur Asnaini.

Ia juga memberikan argumen, bahwa selesai ujian, soal tidak boleh dibawa pulang, harus dikumpulkan kembali kepada panitia, sehingga peserta tidak bisa mengingat lagi soal dan jawaban yang sudah dijawabnya.

“Seharusnya biarkan saja soal dibawa pulang oleh peserta, agar bisa dibahas dan dihitung lagi berapa jawaban yang benar dan berapa yang salah.” katanya.

Jadi, ujarnya lagi, setiap peserta tahu sebarapa kemampuan dirinya dalam menjawab soal-soal yang diujikan. ”Kita ingin proses pemeriksaan hasil ujian lebih transparan, demi terwujudnya aparatur pemerintahan yang bebas KKN ”pungkas Asnaini berharap.

http://www.waspada.co.id

2 Tanggapan to “Proses pemeriksaan hasil ujian harus lebih transparan, demi terwujudnya aparatur pemerintahan yang bebas KKN”

  1. tul tu……..tapi sbnarnya y perlu diprbaiki lagi adlh moral pra aparatur x……sdh menjadi rahasia umum jika pada setiap penerimaan PNS selalu da permainan di dalamnya……….

  2. memang benar apa yang sedang terjadi… hal ini sudah terjadi sebelum kita lahir namun perbedaannya hanya jumlah biaya dalam lobi untuk mendapatkan pekerjaan!! Jadi yang bersifat transparan itu pelaksanaan pemeriksaan hasil ujian yang bagaimana?? apakah pemeriksaan harus melibatkan semua peserta test atau yang bagaimana?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: