Kacier Kusuma's Blog
where I share my knowledge useful

Tradisi Ziarah Haji

MELESTARIKAN TRADISI IBADAH HAJI

imagesMinggu depan rombongan jamaah haji dari Malang Raya akan berangkat ke baitullah untuk menjalankan ibadah haji. Para rombongan dari Indonesia akan menunaikan ibadah yang diwajibkan oleh Allah atas kita, berhaji ke baitullah sekali seumur hidup bagi orang yang mampu. Allah menganjurkan setiap muslim bercita-cita agar bisa menunaikan ibadah haji sebagai penyempurna rukun islam.

Para ulama’ sepakat bahwa istithaah, adalah syarat mutlak untuk menunaikan ibadah haji. Haji juga termasuk ibadah mahdhah (murni), dan tata cara pelaksanaannya lebih rum it dibandingkan dengan ibadah mahdhah lainnya. Ibadah haji memerlukan niat yang tulus bersih dari beraneka ragam penyakit hati. Disamping itu pelaksanaan praktek haji memerlukan seperangkat ilmu pengetahuan yang cukup memadai, setidaknya pengetahuan yang terkait dengan ibadah haji tersebut. Disisi lain, ibadah haji juga memerlukan perbekalan materi serta kondisi Fisik yang sehat agar pelaksanaan ibadah haji menjadi sempuma dan maksimal.

Dalam sebuah riwayat, Nabi mensiyalir bahwa sebagian umatnya yang menunaikan ibadah haji sering dihinggapi niat yang kurang bersih, seperti karena popularitas (para cendekiawan dan ulama’), rekreasi (penguasa dan pejabat), hartawan (bisnis dan niaga), peminta-minta (miskin dan fuqara’). Sebagian umat Nabi Muhammad memang tidak ikhlas dalam menunaikan haji. Sebaliknya, banyak pula umat Nabi yang datang ketempat suci semata-mata karena ingin memperoleh magfirah (ampunan) dari segala dosa-dosa yang pernah dilakukan. Mereka yang demikian ini akan memperoleh predikat haji mabrur, haji yang tidak ada balasan lain yang lebih baik kecuali surga (HR. Bukhari).

Dalam kitab Al-Khashais Al-Ummah Al-Muhammadiyah, bab Fadi al-Hajj, disebutkan bahwa jamaah haji yang memperoleh predikat haji mabrur akan meningkat kualitas ibadahnya, seperti shalat, puasa, sedekah, bahkan hubungan dengan masyarakat sekitarnya. Mereka merasa enggan untuk melakukan kemaksiatan. Dan Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk kepadanya.

Ziarah haji adalah adat yang perlu dilestarikan, karena ini sesuai dengan sunnah Nabi yang sangat mendasar. Umar bin Khattab pernah datang kepada Nabi memohon izin hendak menunaikan umrah. Nabi memberikan izin kepadanya, seraya mengatakan, “Hai Umar, tolong ikutsertakan kami ketika engkau berdoa “ (HR al-Harwi). Dalam tradisi Nusantara, calon jamaah haji, biasanya mereka melakukan walimah al-hajj/walimah al-naqiah sebelum berangkat. Para calon mengundang tetangga dan kerabat dekatnya, dengan dengan tujuan berpamitan dan meminta doa agar ibadah haji berjalan baik, lancar dan menjadi haji mabrur. Menurut Sayyid Muhammad, tradisi izin kepada masyarakat sekitar perlu dilestarikan karena ini adalah sunnah Nabi.

Kalimat “tolong ikiutsertakan kami ketika engkau berdoa”’ mengisyaratkan bahwa Makkah adalah tempat pilihan sehingga doa yang dibaca disana lebih mustajabah dibandingkan doa yang dibaca di tempat lainnya. Lebih-lebih, jamaah haji adalah wafdullah (utusan Allah) yang sangat dekat dengan-Nya. Nabi mengatakan, “Jamaah haji dan umrah adalah •wafdullah, jika mereka meminta, maka Allah

memberinya. Jika berdoa, maka Allah mengabulkanya. Hartayang diinfakkanjuga akan digantinya. “ Dalam keterangan hadits lain dikatakan bahwa orang yang sedang keluar dari rumahnya dengan tujuan ibadah haji dan umrah, maka doanya dikabulkan sampai kembali kerumahnya lagi.

Beruntung sekali kerabat dan tetangga yang datang berziarah kepada calon tamu Allah dengan menitipkan doa, kebaikan dunia dan akhirat, terlebih tempat yang dituju adalah tempat mustajabah seperti Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Madinah al-Munawarrah.

Penerbit: Lembaga Penerbitan Pondok Pesantren Miftahul Huda (LP3MH)

5 Tanggapan to “Tradisi Ziarah Haji”

  1. siiip mben golek sen akeh meneh. coy………!!

  2. yuuiii

  3. apik temen gambar’e..!!
    piye nak msk ne..!?

  4. Labbaikallahummalabbaik………..
    mas ayuk berangkat ke Mekkah,,,,,ke rumah ALLah SWT….nyambangi makam Nabi Ibrahim as..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: