Kacier Kusuma's Blog
where I share my knowledge useful

Tuhanmu ada di mana?

wajar saja kalau muncul pertanyaan macam ini. Sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, tetapi sangat susah untuk menjawabnya. Bagaimana tidak, karena memang banyak yang kiranya sudah saya tanyai dengan pertanyaan yang sama  tetapi tidak mampu untuk memberikan jawaban yang yakin.
Banyak sekali yang menjawab memang, tetapi sebuah jawaban yang asal bagi saya karena di penjawab tidak mencerminkan orang yang yakin akan jawabannya sendiri. Terakhir kali pertanyaan ini saya ajukan kepada teman-teman dekat saya. “Dimanakah Tuhan Kalian?”.
Ada yang menjawab
1.    di Arsy
2.    di SinggasanaNya
3.    di mana-mana
4.    di hati
5.    dan lain-lain

Andaikan pertanyaan yang sama saya ajukan kepada kalian. Kira-kira apa ya jawabannya? Apakah ada diantara jawaban di atas. Apalagi kalau pertanyaan tersebut saya dramatisir seakan-akan ada pemeluk keyakinan lain yang mencoba meminta penjelasan kalian akan Tuhan kalian.
Perlu kita ketahui sebelumnya kalau pada keadaan yang sangat mendasar sekali kalau kita ini berbeda dengan Tuhan. Perbedaan itu sejauh antara relatif dan mutlak. Tuhan mewakili dzat  yang mutlak dan manusia (kita).
Bagaimana mungkin pertanyaan dari dzat yang sangat terbatas dengan sifat relatif berusaha menyifati Tuhan dengan sebuah pertanyaan manusia.  Mutlak tetaplah mutlak, tidak bisa dijangkau oleh relatif, kalau bisa dijangkau maka tentunya dengan sendirinya akan menjadi relatif.
Satu penjelasan saja, bagaimana cara relatif bisa mendeteksi yang mutlak. Selamanya tidak akan bisa, kecuali kalau yang mutlak itu sendiri mau membagi informasinya kepada yang relatif. Bocoran eceran informasi inilah yang kelak disebut “wahyu”.
Wahyu itulah bentuk bocoran yang mendeskripsikan keadaan yang mutlak tersebut. Bagaimana penerimaan relatif, tentu saja akan kesulitan memahami sesuatu yang asing bagi kita. Makanya bentuk penerimaan ini berbuah “iman/keyakinan”.
Kembali ke pertanyaan di atas, jawabannya apa?
Kalau kalian masih membayangkan “dimana” adalah sebuah tempat, maka secara otomatis kalian menyamakan mutlak tersebut dengan kita-kita yang relatif ini, masih terikat dengan dimensi ruang dan waktu.
Jadi adakah jawaban pertanyaan tersebut, ada. Tapi kalau di kepala kita masih membayangkan sebuah tempat yang terikat ruang dan waktu, maka bukan itu jawabannya. Tuhan itu ada dan tinggal di tempatNya yang berbeda dengan bayangan kita. Jadi benar-benar tidak menyamai kita makhlukNya.

Sumber: syamsul99

4 Tanggapan to “Tuhanmu ada di mana?”

  1. Tuhan,,banyak orang menyebut Nm Tuhan dan kita harus menyakini bahwa Tuhan itu ada,tapi entah di mana kita tidak tau,dengan keyakinan dan iman kita,Tuhan itu ada di Hati kita..!!!

  2. Yup bener tu

  3. Ayo sekarang saya tanya..

    Mampu ga Tuhanmu Membuat batu yang sangat besar sampe tidak kuat ngangkat batu itu?

  4. Sebesar apapun batu pembuatan TuhanQ jelas bisa lah kan Tuhanku tuhan yang amat sangat besar,,…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: